Hasil Pemeriksaan Kontaminasi Bakteri pada Trombosit dengan Metode Apheresis di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018
Kontaminasi bakteri yang ditularkan melalui transfusi pada trombosit adalah penyebab kematian yang paling umum terkait dengan penyakit yang ditularkan melalui transfusi. Pengambilan darah trombosit ada 2 cara yaitu dengan cara pengambilan apheresis dan cara pengambilan konvensional. Prosedur apheresis yaitu darah diambil dari donor menggunakan mesin dan dipisahkan menjadi komponenkomponen darah. Pemeriksaan bakteri ini menggunakan alat Bact/ALERT, Standar hasil pemeriksaan yaitu ada Negatif dan Positif. Negatif bisa diartikan tidak terjadinya kontaminasi dan pada saat pembacaan hasil pada layar berwarna biru dan bertanda (-), dasar pada botol pemeriksaan berwarna abu-abu. Jika hasil Positif layar pada alat akan berwarna kuning dan bertanda (+), dasar pada botol pemeriksaan berwarna kuning. Pada pemeriksaan kontaminasi bakteri pada trombosit dengan metode apheresis pada 48 sampel terdapat 3 sample positif bakteri. Bakteri yang positif yaitu bakteri gram negatif, bakteri Burkholderia Pseudomallei, Bakteri Pantoea Sp, Bakteri Comamonas Testosteroni.
Detail Information
Citation
. (2020).Hasil Pemeriksaan Kontaminasi Bakteri pada Trombosit dengan Metode Apheresis di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd