Prevalensi Pemeriksaan AIHA pada Pasien CKD di UTD PMI Kabupaten Bekasi pada Tahun 2018-2019
Antiglobulin test yang popular disebut dengan Coomb’s Test, ditemukan pertama kali oleh Coombs, Mourant dan Race pada tahun 1945 untuk mendeteksi antibodi yang tidak beraglutinasi dalam serum. Ada dua jenis pemeriksaan Coomb’s Test yaitu Direct Coomb’s Test (DCT) dan Indirect Coomb’s Test. Pada tahun 2018 pemeriksaan Coomb’s Test di UTD PMI Kabupaten Bekasi berjumlah 719 pemeriksaan dan tahun 2019 berjumlah 971 pemeriksaan, dengan hasil yang bervariasi diantaranya adalah Auto Immune Hemolytic Anemia (AIHA) tipe hangat, AIHA tipe dingin, AIHA Obat-Obatan, Hemolytic disease of new born (HDN), Antibodi Spesifik dan Tidak Ada Kelainan. Pemeriksaan DCT pada tahun 2018 terbanyak pada bulan April yaitu sebanyak 78 pasien atau 4,62% dari total 1.687 pasien dan pemeriksaan DCT pada tahun 2019 terbanyak pada bulan September sebanyak 130 pasien atau 7,79% dari total 1.668 pasien yang melakukan permintaan darah ke UTD PMI Kabupaten Bekasi. Data tersebut menunjukan bahwa pemeriksaan DCT pada tahun 2019 mengalami kenaikan. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya jumlah pasien yang melakukan permintaan darah ke UTD PMI Kabupaten Bekasi dan di beberapa Rumah Sakit telah di buka BDRS. Dari data pada Tahun 2018 hasil pemeriksaan DCT terbanyak adalah AIHA Obat-obatan sebanyak 275 (38,25%) pasien dari jumlah 719 pasien . dan pada tahun 2019 hasil pemeriksaan DCT terbanyak adalah AIHA Obat-obatan sebanyak 406 (41,81%) pasien dari jumlah 971 pasien yang melakukan pemeriksaan DCT. AIHA Obat-obatan mengalami kenaikan 3,56% pada tahun 2019. Hal ini berkaitan dengan bertambahnya pasien multitransfusi dengan diagnosa CKD ON HD dan Thalasemia yang melakukan pemeriksaan DCT pada tahun 2019.
Detail Information
Citation
. (2020).Prevalensi Pemeriksaan AIHA pada Pasien CKD di UTD PMI Kabupaten Bekasi pada Tahun 2018-2019.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd