Analisa Jumlah Produksi Komponen Darah Berdasarkan Jenis Kantong Darah di UTD PMI Kabupaten Bekasi Periode Tahun 2018-2019
Transfusi dengan menggunakan komponen darah dapat menghindari terjadinya kelebihan volume pada pasien. Selain itu terapi dengan menggunakan komponen darah dapat memaksimalkan manfaat dari semua komponen darah yang terdapat pada darah lengkap. Dalam pemenuhan kebutuhan permintaan komponen darah sangat mempengaruhi jumlah pendonor darah dan produksi komponen darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi komponen darah berdasarkan jenis kantong darah yang dapat diproduksi dan tidak dapat diprodukdi di UTD PMI Kabupaten Bekasi tahun 2018-2019. Jenis penelitian
ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan cara mengumpulkan data sekunder dari SIM UTD PMI Kabupaten Bekasi. Subyek penelitian ini adalah semua kantong darah dan komponen darah di UTD PMI Kabupaten Bekasi pada tahun 2018-2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada tahun 2018-2019 jumlah kantong darah yang digunakan di UTD PMI Kabupaten Bekasi adalah 128.631 kantong dengan penggunaan kantong doubel 350 mL sebesar 74%, tripel 350 mL sebesar 9%, dan tripel 450 mL sebesar 17%. Jumlah kantong darah yang dapat diproduksi pada tahun 2018-2019 sebesar 95% dan yang tidak dapat diproduksi sebesar 5%. Komponen darah yang dihasilkan adalah WB (0,50%), PRC (36,05%), PRC-LD (8,30%), FFP (1,77%), TC (9,56%), AHF (0,34%), WE (0,63%), dan LP (42,84%). Jumlah kantong darah yang tidak dapat diproduksi berdasarkan penyebabnya pada tahun 2018-2019 yaitu gagal aftap (34,20%), produk ditolak (33,57%), hasil IMLTD reaktif (30,73%), dan skrining antibodi positif (1,49%). Untuk mengurangi kantong darah yang tidak dapat diproduksi sebaiknya memberikan pelatihan kepada petugas dan memperketat seleksi donor.
Detail Information
Citation
. (2020).Analisa Jumlah Produksi Komponen Darah Berdasarkan Jenis Kantong Darah di UTD PMI Kabupaten Bekasi Periode Tahun 2018-2019.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd