Uji Stabilitas Reagen Ahg Polyspesifik pada Suhu 37° C dan Suhu 56° C di Unit Donor Darah Pusat PMI
Latar belakang Reagen Anti Human Globulin Polispesifik adalah reagensia yang digunakan dalam pemeriksaan antiglobulin tes. Antiglobulin tes merupakan pemeriksaan yang dilakukan laboratorium imunologi untuk mendeteksi keberadaan antibodi pada sel darah merah yang bereaksi di dalam tubuh yang kemudian dapat menyebabkan hemolisis. Untuk mendapatkan kualitas reagensia yang berkualitas serta hasil pemeriksaan yang valid maka reagen dilakukan uji stabilitas. Standar suhu penyimpanan reagensia adalah 2°C - 8°C. Penyimpanan yang kurang tepat dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan dan stabilitas reagen AHG polispesifik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas AHG polispesifik yang disimpan pada suhu 37°C dan suhu 56°C selama 5 hari. Penelitian ini dilakukan selama 5 hari dimulai dari hari ke 0, 1, 2, 3, 4, 5 dengan menggunakan pemeriksaan uji potensi. Metode penelitian secara eksperimental dengan uji stabilitas reagen AHG polispesifik yang disimpan pada suhu 37℃ dan suhu 56°C. Hasil penelitian menunjukkan reagen AHG polispesifik yang disimpan pada suhu 37℃ memiliki titrasi 1:128 selama penyimpanan 5 hari, sedangkan reagen yang disimpan pada suhu 56°C walaupun mengalami penurunan titrasi anti IgG yang awalnya 1:128 pada pemeriksaan uji potensi hari ke 0, 1, 2 menjadi 1:64 pada pemeriksaan uji potensi hari ke 3, 4 hingga 5 masih sesuai standar reagen AHG polyspesifik. Kesimpulan Reagen yang disimpan pada suhu 37℃ selama 5 hari lebih stabil dibandingkan yang disimpan pada suhu 56℃.
Detail Information
Citation
. (2021).Uji Stabilitas Reagen Ahg Polyspesifik pada Suhu 37° C dan Suhu 56° C di Unit Donor Darah Pusat PMI.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd