Residual Risk HCV Metode ChLIA di UDD PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2017-2018
Latar belakang: Residual risk merupakan suatu peristiwa yang menjadi penyebab utama adanya fase window period atau masa jendela dengan Panjang durasi window period berbeda-beda bergantung daripada metode uji saring IMLTD yang digunakan. Menurut WHO tahun 2016 metode ChLIA memiliki durasi window period paling Panjang (HCV = 60 hari) yang berpengaruh negatif pada produk darah yang dihasilkan. Metode: analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder milik UDD PMI Kab Bekasi dan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk mendapatkan nilai residual risk. Hasil: menunjukan bahwa nilai residual risk tahun 2017 sebesar 10.188 per 1.000.000 donasi dan tahun 2018 sebesar 12.918 per 1.000.000 donasi.
Detail Information
Citation
. (2022).Residual Risk HCV Metode ChLIA di UDD PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2017-2018.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd