Analisa Pemusnahan Kantong Darah Berdasarkan Alasan dan Jenis Darah di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021
Latar Belakang: beberapa tahun terakhir tingkat pembuangan kantong darah masih terjadi. Pengaruh tingkat pemusnahan kantong darah disebabkan oleh gagal pengambilan darah, pemeriksaan hasil uji saring reaktif IMLTD, kedaluwarsa, dan produk darah yang mudah rusak pada saat proses produksi. Metode: penelitian deskriptif dengan cara mengumpulkan data sekunder untuk mengetahui jumlah pemusnahan kantong darah berdasarkan alasan dan jenis darah yang terbuang di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021. Hasil: jumlah kantong darah yang lolos seleksi pengolahan komponen diproduksi menjadi komponen darah sebanyak 815.534. Total kantong darah yang dimusnahkan periode Januari-Desember 2021 sebanyak 396.057 (48,56%). Alasan pemusnahan kantong darah paling banyak dimusnahkan yakni karena kantong darah rusak 371.931 (93,91%). Disusul oleh alasan pemusnahan berdasarkan hasil uji saring reaktif IMLTD 12.278 (3,10%). Pemusnahan kantong darah karena kedaluwarsa 7.987 (2,02%). Pemusnahan kantong darah karena volume kurang 3.861 (0,97%). Pembahasan: tingginya angka pemusnahan kantong darah di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta disebabkan karena tingginya permintaan komponenen darah Packed Red Cell, sedangkan komponen LP dan BC tetap diproduksi meskipun tingkat permintaan rendah. Sehingga, Diperlukan adanya program untuk meminimalisir terjadinya pembuangan pada produk darah. Terutama pada produk Liquid Plasma dan Buffy Coat.
Detail Information
Citation
. (2022).Analisa Pemusnahan Kantong Darah Berdasarkan Alasan dan Jenis Darah di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd