Perbandingan Hasil Pemeriksaan HBsAg Metode Rapid Test pada Donor Darah Sukarela dan Donor Pengganti di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Tahun 2021
Latar Belakang Hepatitis B menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Transfusi darah merupakan tindakan medis berisiko, salah satu risiko transfusi adalah penularan IMLTD. Dalam upaya menjaga keamanan darah donor dari infeksi virus hepatitis B, setiap kantong darah donor diuji saring terhadap HbsAg dengan metode rapid test. Setiap orang bisa menjadi pendonor selama memenuhi persyaratan kesehatan. Pendonor dikategorikan menjadi pendonor sukarela dan pendonor pengganti. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan HBsAg metode rapid test pada pendonor sukarela dan pendonor pengganti di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian adalah seluruh data pendonor di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow tahun 2021. Alat Ukur penelitian menggunakan lembar penelitian yang berdasar pada data sekunder di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai p value adalah 0,011. Ini menunjukan p value 0,011<0,05. Simpulan ada perbedaan hasil pemeriksaan HBsAg metode rapid test pada pendonor sukarela dan pendonor pengganti di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow tahun 2021.
Detail Information
Citation
. (2022).Perbandingan Hasil Pemeriksaan HBsAg Metode Rapid Test pada Donor Darah Sukarela dan Donor Pengganti di UTD PMI Kab. Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd