Perbedaan Kadar Hemoglobin pada PRC dengan Masa Simpan Satu Hari,Tujuh Hari,dan Empat Belas Hari di RSU Kabupaten Tangerang Tahun 2022
Latar belakang: PRC dapat disimpan mulai dari waktu pendonoran sampai ditransfusikan keresipien. Tujuan penyimpanan PRC adalah menjaga viabilitas dan fungsi eritrosit dengan cara mengurangi aktivitas metabolisme sel. Semakin lama darah disimpan, semakin banyak sel darah eritrosit yang dihancurkan dan semakin kecil jumlah eritrosit yang dapat bertahan hidup serta dapat menurunkan kadar Hb karena proses hemolisis pada eritrosit. Metode: Menggunakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian pre dan post test. Sampel dalam penelitian ini adalah komponen PRC yang berjumlah sembilan kantong. Hasil: Hasil pemeriksaan kadar hemoglobin komponen darah PRC dengan hasil kadar hemoglobin menurun sebanyak 7 kantong (77,78%) dan kadar hemoglobin stabil sebanyak 2 kantong (22,22%). Hasil uji one way anova menunjukkan nilai F hitung sebesar 20,928 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Pembahasan: Penurunan kadar hemoglobin terjadi karena terjadi penghancuran eritrosit yang mengakibatkan kerusakan eritrosit/hemolisis. Penurunan ini disebabkan karena zat yang dibutuhkan oleh darah seperti dekstrosa yang digunakan sebagai sumber energi dalam menjaga kelangsungan hidupnya akan mengalami penurunan selama penyimpanan sehingga menyebabkan eritrosit lisis. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan (0,000 <0,05) kadar hemoglobin PRC dengan masa simpan satu hari, tujuh hari dan empat belas hari.
Detail Information
Citation
. (2022).Perbedaan Kadar Hemoglobin pada PRC dengan Masa Simpan Satu Hari,Tujuh Hari,dan Empat Belas Hari di RSU Kabupaten Tangerang Tahun 2022.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd