Gambaran Hasil Pemeriksaan Darah Reaktif Berdasarkan Jenis Kelamin dan Usia di UDD PMI Kabupaten Tangerang Tahun 2021
Latar Belakang : Pemeriksaan IMLTD wajib dilakukan di UDD PMI terhadap 4 parameter yakni HBsAg, HCV, HIV, dan Sifilis dengan tujuan untuk menjaga keamanan darah yang akan di transfusikan kepada pasien yang membutuhkan. Pemeriksaan IMLTD umumnya dilakukan terhadap antibodi atau antigen mengunakan metode seperti metode Rapid Test, EIA, CHLIA dan NAT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran hasil pemeriksaan darah reaktif berdasarkan jenis kelamin dan usia di UDD PMI Kabupaten Tangerang tahun 2021. Metode : Deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian : Dari 37440 total donasi terdapat 446 reaktif HBsAg, 174 reaktif sifilis, 170 reaktif HCV dan 99 reaktif HIV. Berdasarkan jenis kelamin, baik dipemeriksaan HBsAg, Sifilis, HCV, HIV jenis kelamin laki-laki menjadi kasus tertinggi, dan berdasarkan kelompok usia, baik dipemeriksaan HBsAg, Sifilis, HCV, HIV usia 25-44 Tahun menjadi kasus tertinggi. Pembahasan : Jumlah kasus reaktif tertinggi tahun 2021 terjadi pada HBsAg yaitu 446, jenis kelamin laki-laki menjadi kasus reaktif tertinggi pada tahun 2021, dan usia 25-44 Tahun menjadi kelompok dengan kasus tertinggi pada tahun 2021. Simpulan : Dari 37440 donasi terdapat 899 kasus reaktif, dan jenis kelamin laki-laki menjadi kasus tertinggi dan berdasarkan kelompok usia, usia 25- 44 Tahun menjadi kasus tertinggi di Tahun 2021.
Detail Information
Citation
. (2022).Gambaran Hasil Pemeriksaan Darah Reaktif Berdasarkan Jenis Kelamin dan Usia di UDD PMI Kabupaten Tangerang Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd