Analisis Jumlah Trombosit Pasien Trombositopenia Setelah Transfusi Trombosit di RS. Siloam Lippo Karawaci Tahun 2021
Latar belakang: Trombositopenia merupakan jumlah trombosit kurang dari 150 x 10?/uL. Salah satu bentuk penanganan trombositopenia adalah dengan cara transfusi trombosit. Sediaan transfusi trombosit ada dua macam yaitu TC (Thrombocyte Concentrate) dan thrombopheresis. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif, analisis jumlah trombosit pasien trombositopenia setelah transfusi trombosit di RS. Siloam Lippo Karawaci tahun 2021 dengan metode PI. Metode PI adalah untuk menilai efektivitas trombosit dengan cara menghitung selisih jumlah trombosit setelah transfusi trombosit dengan jumlah trombosit sebelum transfusi trombosit. Hasil: Terdapat 45 pasien transfusi TC dan 28 pasien transfusi thrombopheresis dengan nilai rata-rata dan SD kenaikan trombosit transfusi TC ? 5 kantong 46,02 ? 38,741, transfusi TC ? 6 kantong 43,65 ? 31,351 dan transfusi adalah 103,071 ? 84,562. Perbedaan kenaikan jumlah trombosit setelah transfusi TC dan thrombopheresis didapatkan p value = 0,001. Simpulan: Kenaikan jumlah trombosit lebih baik transfuse thrombopheresis daripada transfusi TC.
Detail Information
Citation
. (2022).Analisis Jumlah Trombosit Pasien Trombositopenia Setelah Transfusi Trombosit di RS. Siloam Lippo Karawaci Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd