Pengaruh Waktu Inkubasi Terhadap Hasil Crossmatch pada Permintaan Darah Cito di RSUD Petala Bumi Riau Tahun 2020-2021
Latar belakang: Pemeriksaan crossmatch terdapat 2 metode yaitu metode tabung dan metode gel. Waktu inkubasi yang dibutuhkan kedua metode ini ± 15-30 menit suhu 37° C. Metode: Menggunakan jenis penelitian deskriptif rancangan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh data pasien cito yang melakukan transfusi darah di RSUD Petala Bumi Riau tahun 2020-2021 sebanyak 20 pasien. Hasil: Pemeriksaan Crossmacth dengan waktu inkubasi kurang dari 15 menit yaitu Compatibel sebanyak 12 pasien (60%) dan Incompatibel sebanyak 8 pasien (40%). Pemeriksaan Crossmacth dengan waktu inkubasi 15 menit yaitu Compatibel sebanyak 19 pasien (95%) dan Incompatibel sebanyak 1 pasien (5%) dan nilai Sig sebesar 0,016. Oleh karena nilai sig < 0,05. Pembahasan: Hasil crossmatch mengalami false positif yang disebabkan karena antigen dan antibody belum terikat (cooted) membentuk aglutinasi. Reaksi Antigen dan Antibodi membutuhkan waktu optimum untuk inkubasi. Jika waktu inkubasi terlalu cepat, maka Antigen dan Antibodi tidak mempunyai cukup waktu untuk menghasilkan reaksi yang baik. Kesimpulan: Terdapat pengaruh waktu inkubasi terhadap hasil crossmatch.
Detail Information
Citation
. (2022).Pengaruh Waktu Inkubasi Terhadap Hasil Crossmatch pada Permintaan Darah Cito di RSUD Petala Bumi Riau Tahun 2020-2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd