Gambaran Antara Infeksi Sifilis Reaktif dengan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin Pendonor baru di UDD PMI Kota Tangerang pada Bulan Januari-Juni Tahun 2017
Latar Belakang Sifilis merupakan penyakit kronis dan bersifat sistemik yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum yang dapat ditularkan melalui transfusi darah. Diperlukannya pengamanan darah dengan metoda uji saring IMLTD untuk mendeteksi keberadaan virus maupun bakteri. Dari hasil pemeriksaan uji saring IMLTD dapat mengetahui seberapa banyak pendonor baru yang reaktif terhadap Sifilis pada kelompok Usia dan Jenis Kelamin di UDD PMI Kota Tangerang pada bulan Januari-Juni tahun 2017. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Gambaran infeksi sifilis reaktif dengan kelompok usia dan jenis kelamin pendonor baru di UDD PMI Kota Tangerang. Subyek Penelitian Pada penelitian ini data diambil dari hasil uji saring IMLTD reaktif pada parameter sifilis dari pendonor baru di UDD PMI Kota Tangerang pada bulan Januari-Juni tahun 2017. Hasil Penelitian Dari pemeriksaan uji saring IMLTD pada parameter sifilis didapatkan hasil reaktif sifilis sebanyak 209 (25,2%) dari total 830 pendonor baru pada bulan Januari-Juni tahun 2017. Didapatkan sebara usia untuk prevalensi lebih tinggi pada usia 60 tahun keatas sebanyak 8 pendonor (66,7%). Prevalensi berdasarkan jenis kelamin lebih tinggi pada perempuan dengan total 55 pendonor (26,1%). Kesimpulan Dari keseluruhan data yang didapatkan terdapat 209 (25,2%) pendonor baru dengan hasil uji saring reaktif sifilis dengan mayoritas prevalensi tertinggi pada usia 60 tahun keatas sebanyak 8 pendonor (66,7%) sedangkan pada jenis kelamin prevalensi tertinggi pada perempuan dengan total 55 pendonor (26,1%).
Detail Information
Citation
. (2019).Gambaran Antara Infeksi Sifilis Reaktif dengan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin Pendonor baru di UDD PMI Kota Tangerang pada Bulan Januari-Juni Tahun 2017.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd