<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="449">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Mengkonsumsi Kopi dengan Kadar Hemoglobin pada Calon Pendonor di UTD PMI Kabupaten Bekasi]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ajeng Amatul Karim</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Print]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 40 halaman ; 29,7 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang: Kesadaran masyarakat di Indonesia terkait menyumbangkan darah semakin meningkat. Namun, masih banyak calon pendonor yang dengan sukarela ingin menyumbangkan darah tetapi tidak memenuhi syarat-syarat donor darah. Salah satu syarat agar dapat donor darah yaitu kadar Hb normal, dimana kadar Hb dipengaruhi oleh zat besi. Penyerapan zat besi dapat dihambatkan oleh asam klorogenat dan kafein yang mana terkandung didalam kopi. Saat ini, mengkonsumsi kopi sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat. Jumlah penolakan donor dikarenakan kadar hemoglobin yang rendah merupakan jumlah penolakan tertinggi. Oleh karenanya, apakah ada keterkaitannya dengan gaya hidup calon pendonor yang mengkonsumsi kopi dengan kadar hemoglobin. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode observasional analitik. Hasil: Dari jumlah sampel 44 calon pendonor didapatkan 18 calon pendonor yang mengkonsumsi kopi normal memiliki Hb normal, 6 calon pendonor Hb rendah, 2 calon pendonor Hb tinggi. Mengkonsumsi kopi sedang dan tinggi memiliki 12 calon pendonor Hb normal dan 6 calon pendonor Hb rendah. Setelah dilakukan uji korelasi didapatkan hasil tidak ada hubungan diantara kedua variabel dengan p = 0.273>0.05. Simpulan: Tidak ada hubungan antara Mengkonsumsi Kopi dengan Kadar Hemoglobin pada Calon Pendonor di UTD PMI Kabupaten Bekasi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[KOPI]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[HEMOGLOBIN]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[378.3407]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20240830]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indoensia Koleksi Karya Tulis Ilmiah]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[2021061004 AJE h]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KTI00489]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library (Rak Karya Tulis Ilmiah)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[2021061004 AJE h c.1]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[449]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-22 15:19:13]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-22 16:17:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>