Analisis Mengkonsumsi Buah Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Remaja Putri di Pondok Pesantren Daarul Rahman 1 Jakarta Tahun 2025
Latar Belakang: Anemia tetap menjadi isu kesehatan yang umum di kalangan remaja putri, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin (Hb) akibat kurangnya asupan zat besi. Kurma diketahui mengandung zat besi, vitamin C, dan nutrisi lainnya yang dapat membantu meningkatkan kadar Hb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi buah kurma terhadap kadar hemoglobin pada calon pendonor remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Rahman 1 Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 38 responden mengkonsumsi 100 gram kurma Medjool setiap malam selama 7 hari. Pemeriksaan kadar Hb dilakukan sebelum dan setelah konsumsi kurma menggunakan alat Hb digital. Hasil: Menunjukkan rata ? rata peningkatan kadar hemoglobin sebesar 1,5 gr/dL. Sebelum intervensi 87% responden mengalami anemia ringan dan 13% anemia sedang. Setelah intervensi 92% responden memiliki kadar Hb normal, dan 8% masih rendah. Simpulan: Peningkatan kadar Hb ini menunjukkan bahwa konsumsi kurma efektif sebagai intervensi alami untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan kelayakan donor darah pada remaja putri.
Detail Information
Citation
. (2025).Analisis Mengkonsumsi Buah Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Remaja Putri di Pondok Pesantren Daarul Rahman 1 Jakarta Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd