Analisis Kadar Trombosit Pra-Donasi Pada Pendonor Trombosit Aferesis Berdasarkan Usia, Imt, dan Frekuensi Donasi di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
Latar Belakang: Donor aferesis merupakan salah satu metode pengambilan darah komponen yang memiliki persyaratan khusus, termasuk kadar trombosit pra-donasi yang memadai. Kadar trombosit ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, indeks massa tubuh (IMT), dan frekuensi donasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kadar trombosit pra-donasi berdasarkan kategori usia, IMT, dan frekuensi donasi pada pendonor aferesis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan teknik analisis varians (ANOVA). Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Namun, hanya pada kategori usia asumsi homogenitas tidak terpenuhi, sehingga digunakan uji Welch-ANOVA. Hasil: analisis menunjukkan terdapat perbedaan kadar trombosit yang signifikan berdasarkan usia dan IMT (p = 0,001). Perbedaan paling mencolok ditemukan antara kelompok usia 25?44 tahun dengan kelompok 18?24 tahun dan 45?65 tahun, serta antara kategori IMT normal dengan overweight dan obesitas. Sementara itu, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan berdasarkan frekuensi donasi (p > 0,05), sehingga tidak dilanjutkan ke uji post hoc. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa usia dan IMT dapat memengaruhi kadar trombosit pra-donasi pada pendonor aferesis, sementara frekuensi donasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Detail Information
Citation
. (2025).Analisis Kadar Trombosit Pra-Donasi Pada Pendonor Trombosit Aferesis Berdasarkan Usia, Imt, dan Frekuensi Donasi di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd