Kasus Diskrepansi Golongan Darah Sistem ABO pada Pasien Kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais
Pasien yang membutuhkan transfusi darah harus diberikan darah donor yang memiliki golongan darah sama. Golongan darah mengacu pada sistem yang terdiri berdasarkan jenis antigen yang berada di permukaan sel darah merah dan dikendalikan oleh serangkaian gen. Untuk mencegah terjadinya kesalahan pembacaan golongan darah dilakukan pemeriksaan golongan darah dengan cell grouping dan serum grouping terutama untuk pasien yang berada di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Interpretasi hasil golongan darah yang salah dapat menyebabkan reaksi transfusi jika pemberian golongan darah donor tidak sesuai. Sampel pasien atas nama Nyonya Mn dilakukan perawatan sampel dan pencucian dengan saline. Pemeriksaan cell grouping dan serum grouping serta pembacaan golongan darah pada penelitian ini dilakukan dengan metode CAT (Coloumn Aglutination Technology) dan metode tabung pada suhu laboratorium dan suhu 4°C. Dari hasil pembacaan golongan darah menunjukan adanya extra reaction pada hasil pemeriksaan dimana adanya aglutinasi yang berlebih pada cell grouping dan serum grouping sehingga pembacaan golongan darah sulit untuk dilakukan. Laporan kasus pada Nyonya Mn di Rumah Sakit Kanker Dharmais ini kemungkinan disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah obat-obatan yang dikonsumsi pasien dan bisa juga karena kemoterapi yang sedang dijalani oleh Nyonya Mn sehingga menyebabkan extra reaction dan kesulitan dalam pembacaan golongan darah. Penyelesaian dalam kasus ini adalah melihat informasi dan riwayat transfusiserta golongan darah Nyonya Mn sebelumnya. Pada transfusi sebelumnya diberikan golongan darah AB menunjukan bahwa resipien ini memiliki golongan darah AB.
Detail Information
Citation
. (2019).Kasus Diskrepansi Golongan Darah Sistem ABO pada Pasien Kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd