Analisa Pengaruh Masa Simpan Komponen PRC Mendekati Masa Kedaluwarsa dengan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit di UTD PMI Kabupaten Banyumas Tahun 2020
Umumnya komponen darah yang ditransfusikan adalah komponen darah yang masih baru atau darah yang belum lama disimpan, komponen darah yang sudah lama disimpan jarang ditransfusikan karena dianggap dapat meningkatkan resiko kematian terhadap pasien transfusi begitupun pada komponen darah Packed Red Cell (PRC) sehingga belum ada kepastian berapa hari pasca pembuatan PRC masih layak untuk segera ditransfusikan dengan melihat perubahan yang terjadi pada hemoglobin (Hb), dan hematokrit (Ht). PRC didapatkan dari Whole Blood (WB),dapat disimpan 35-42 hari dengan suhu simpan 4±2°C dalam blood bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas kadar hemoglobin dan hematokrit dalam komponen darah PRC mendekati masa kedaluwarsa di UTD PMI Kabupaten Banyumas. 10 kantong PRC diambil untuk penelitian ini, dari PRC tersebut diambil 3ml darah pada hari 0, 29, 31, 33 untuk pemeriksaan hemoglobin (Hb), dan hematokrit (Ht) pada hematology analyzer Mindray BC-2600. Data penelitian dianalisis menggunakan SPSS versi 23 untuk windows. Didapatkan hasil uji statistik terdapat perubahan kadar hemoglobin dan hematokrit terhadap lama masa simpan PRC (0, 29, 31, 33) dengan nilai signifikan hemoglobin sebesar 0.377 >0.05 dan nilai signifikan hematokrit sebesar 0,008 >0.05. Dapat disimpulkan tidak terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kadar hemoglobin p(>0.05) sedangkan pada kadar hematokrit terdapat pengaruh yang bermakna masa simpan komponen PRC p(<0.05).
Detail Information
Citation
. (2020).Analisa Pengaruh Masa Simpan Komponen PRC Mendekati Masa Kedaluwarsa dengan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit di UTD PMI Kabupaten Banyumas Tahun 2020.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd